Selasa, 7 Desember 2021
Pembukaan Gerakan Literasi Demokrasi di Desa Angseri
Dalam mengelola kalangan pemilih pemula ini memiliki tantangan tersendiri karena pemilih pemula ini ibarat bayi yang baru lahir masih bersih belum terpengaruh oleh apapun dan masih rentan serta masih sensitif terpengaruh oleh hal-hal yang negatif yang dapat mempengaruhi terhadap keputusan memilihnya. Pemilih milenial ini sebagai penerus bangsa. Pemahaman sejak dini perlu dilakukan melalui literasi di berbagai ilmu. Oleh Karena itu harus mengeliminir hal-hal negatif seperti money politic, unsur SARA, berita hoax dan sebagainya sehingga perlu adanya kegiatan edukasi melalui literasi demokrasi.
Dalam kegiatan Gerakan Literasi Demokrasi ini akan dikaitkan dengan Gerakan Tabanan Membaca dimana minat baca pada saat ini sangat menurun, jadi harapannya dengan adanya kegiatan ini mampu menarik simpati masyarakat untuk kembali membaca buku agar bisa menumbuh kembangkan wawasan serta pemahaman intelek khususnya dibidang demokrasi.

